Posts

Showing posts from November, 2015

Benarkah Cinta Memiliki Devinisi

Cinta tidak menyadari kedatanganya, sampai ada saat perpisahan ~kahlil gibran~ Bagitulah, sampai detik ini kata cinta belum selesai diperbincangkan di pelosok manapun hatta di perujung masa nanti. Bukan karena apa, namun memang kehidupan manusia tak jauh dan tak bisa lepas dari kata itu. Yang sejatinya masih belum ada orang yang bisa memberi devinisi secara sempurna walaupun banyak dari kalangan pujangga mencoba memberi pencerahan, itupun hanya berhenti pada diri mereka tidak pada yang lain. Setiap kepala mampu memberi arti yang sesuai dengan diri mereka, para pujangga seperti kahlil gibran mengatakan cintu itu adalah apa yang bisa membuatnya tersenyum, lain halnya dengan pengertia para sifi, dan juga para filsuf. Masing-masing punya pengertian yang disandarkan atas pengalaman individu yang sulit di satukan dalam satu konsep pengertian. Dalam kitabnya ... Ibnu aroby mengatakan bahwa ada dua hal yang tidak bisa didevinisikan, yaitu Allah dan Alhub. Pendapat ini bukanlah sekedar basa...

Hari Sudah Mati

Aku rasa hari mulai sepi Bisa juga sudah mati Dari jigga pagi higga jingga petang Aku bagai ladang yang tak di sambang Aku sapa burung Biar riuhnya bisa menghibur Nyatanya sangkar menyekap dengan klakar Menutup alam supaya tak membubung Juga aku tanya ilalang Mungkin saja desikannya membawa musik semeta Nyatanya angin diam tak menggoyang Tak berdesis juga tak mengerang Sudahlah Hari ini memang sudah petang Eh. Maksudku hari sudah sepi Sepi dan petang beda ya? Sepertinya sama